
Ditulis oleh Tim Redaksi DXN Indonesia (Wellness Editorial Team) · dipublikasikan 2026-02-03 · diperbarui 2026-02-10
Kalau kamu baru mengenal produk DXN, dua nama yang paling sering muncul adalah RG dan GL. Keduanya berasal dari jamur Ganoderma lucidum, tapi bagian yang diekstrak berbeda. Artikel ini bantu kamu memahami bedanya sehingga bisa memilih atau memadukan keduanya dengan tepat.
RG adalah singkatan dari Reishi Gano. Ekstraknya diambil dari tubuh buah Ganoderma, bagian jamur yang tampak di permukaan (topi jamur berwarna cokelat mengilap). Fokus utama RG adalah senyawa triterpenoid, termasuk asam ganoderat yang bertanggung jawab atas efek adaptogen, penopang hati, dan penenang saraf ringan.
Produk DXN yang berbasis RG antara lain Daxen RG 30 kapsul dan Daxen RG 90 kapsul. Cocok untuk kamu yang butuh dukungan pemulihan setelah stres berat, gangguan tidur ringan, atau ingin menjaga fungsi hati.
GL adalah singkatan dari Ganocelium. Ekstraknya diambil dari miselium, yaitu jaringan benang halus yang tumbuh sebelum jamur membentuk tubuh buah. Miselium kaya akan polisakarida beta-glucan yang menjadi motor utama efek imunomodulator. Sederhananya, GL adalah bahan bakar utama untuk sistem imun.
Produk DXN berbasis GL: Daxen GL 30 kapsul dan Daxen GL 90 kapsul. Cocok untuk kamu yang mudah kena flu, aktivitas outdoor tinggi, atau mau menopang imunitas saat musim pancaroba.
Konsumen jangka panjang biasanya mengonsumsi RG dan GL bersamaan. Rasionalnya sederhana: RG mengangkat sisi ketenangan dan pemulihan, GL mengangkat sisi imunitas dan energi. Kombinasi keduanya menutup dua sisi kesehatan sekaligus.
Dosis awal yang lazim: 1 kapsul RG dan 1 kapsul GL per hari, biasanya di pagi hari setelah sarapan. Setelah 2 minggu, banyak yang menaikkan menjadi 2 kapsul masing-masing. Rasio 1:1 adalah titik awal, tetapi kamu bisa menyesuaikan (misal 2 RG : 1 GL) kalau tujuan kamu lebih ke ketenangan.
Kalau kamu ingin hasil yang lebih terstruktur, coba Protokol Imunitas Kuat